Program Hamil Bayi Tabung

Masalah kesuburan memang merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi setiap orang di muka bumi ini. Baik masalah kesuburan pria atau kesuburan wanita, semuanya merupakan hal yang sangat penting yang perlu mendapat perhatian. Jika saluran telur seorang wanita mengalami kerusakan dan tidak bisa lagi iobati atau ditangani dengan cara pembedahan atau berupa tuba yang rusak atau tertutup, mungkin hal ini bisa menjadi penyebab dari terjadinya ketidaksuburan. Namun, masalah ketidasuburan saat ini bisa diatasi dengan salah satu program kehamilan berupa program bayi tabung. Pembuahan dengan teknik di dalam tabung atau IVF (in-vitro fertilization) ini merupakan salah satu teknik program pembuahan yang saat ini banyak diikuti oleh orang.

bayi-tabung

Pada dasarnya program hamil bayi tabung ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan dari proses pembuahan yang harusnya pembuahan ini terjadi di dalam saluran telur, namun karen beberapa penyebab, proses ini tidak bisa terjadi dengan alami, maka proses ini dilakukan dengan in-vitro atau di dalam laboratorium.

Hal yang diperlukan dalam melakukan program hamil bayi tabung ini adalah wanita harus memiliki indung telur atau ovarium yang sehat dan masih bisa berfungsi, kemudian rahim harus dalam keadaan yang sehat juga. Hal yang perlu diingat adalah teknik bayi tabung ini hanya bisa dilakukan 1 kali saja, dan tingkat dari keberhasilannya adalah sekitar 15%. Namun, jika hal ini diulangi untuk kedua sampai ketiga kali tingkat keberhasilannya akan meningkat lebih tinggi menjadi 20%.

Prosedur dari program hamil bayi tabung ini adalah sperma dan sel telur ini dievaluasi kualitasnya dan hanya sperma  serta sel telur yang berkualitas saja yang akan digunakan untuk proses fertilisasi. Fertlisasi ni dilakukan di dalam dua cawan petri yang mengandung media sesuai dengam kondisi dari invivo, kemudian disimpan di dalam ikubator hingga embrio berkembang kemudian embrio yang berkembang dengan kualitas yang paling bagus ini dipilih untuk kemudian diperlihara di dalam rahim si pendonor hingga dilahirkan.

Posted in Bayi Tabung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Hukum Bayi Tabung

Teknologi bayi tabung yakni bayi tabung yang dihasilkan dari sperma laki-laki dan ovum perempuan yang terikat dalam sebuah perkawinan (suami-istri) serta bayi tabung tersebut ditanamkan ke dalam rahim di istri. Hukum bayi tabung masih terdengar simpang siur, menurut salah satu ajaran agama (Islam) program bayi tabung dapat dikatakan haram, karena kehamilan dapat terjadi di luar rahim.

Dari beberapa jejak pendapat dari para alim ulama dan pemuka agama tentang program bayi tabung yang di halalkan dan diharamkan dalam hukum agama.

Ada 2 hal yang menyebutkan bahwa bayi tabung itu halal, yaitu:

1. Sperma tersebut diambil dari si suami dan indung telurnya diambil dari istrinya kemudian disemaikan dan dicangkokkan ke dalam rahim istrinya.

2. Sperma si suami diambil kemudian di suntikkan ke dalam saluran rahim istrinya atau langsung ke dalam rahim istrinya untuk disemaikan.

Hal tersebut dibolehkan asal keadaan suami isteri tersebut benar-benar memerlukan inseminasi buatan untuk membantu pasangan suami isteri tersebut memperoleh keturunan.

Namun sebalinya, ada 5 hal yang membuat bayi tabung menjadi haram yaitu:

1. Sperma yang diambil dari pihak laki-laki disemaikan kepada indung telur pihak wanita yang bukan istrinya kemudian dicangkokkan ke dalam rahim istrinya.

2. Indung telur yang diambil dari pihak wanita disemaikan kepada sperma yang diambil dari pihak lelaki yang bukan suaminya kemudian dicangkokkan ke dalam rahim si wanita.

3. Sperma dan indung telur yang disemaikan tersebut diambil dari sepasang suami istri, kemudian dicangkokkan ke dalam rahim wanita lain yang bersedia mengandung persemaian benih mereka tersebut.

4. Sperma dan indung telur yang disemaikan berasal dari lelaki dan wanita lain kemudian dicangkokkan ke dalam rahim si istri.

5. Sperma dan indung telur yang disemaikan tersebut diambil dari seorang suami dan istrinya, kemudian dicangkokkan ke dalam rahim istrinya yang lain.

Namun, para alim ulama tetap menetapkan fatwanya bahwa program bayi tabung dari pasangan suami-istri yang dititipkan di rahim perempuan hukumnya haram karena akan memberi dampak negatif di kemudian hari terkait masalah hak waris dsb.

Posted in Bayi Tabung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Dampak Bayi Tabung

Dampak bayi tabung tentunya memberi pengaruh pada dampak positif dan negatif di kemudian hari yang mungkin terjadi pada ibu atau bayinya. Teknologi bayi tabung yang dikembangkan tahun 19870-an telah memberikan kebahagian kepada pasangan suami-istri yang sulit mendapatkan keturunan. Dengan teknologi bayi tabung mereka dapat memperoleh keturunan.

Teknologi bayi tabung memberi manfaat bagi pasangan suami-istri usia produktif yang belum memiliki keturunan. Namun, masih menjadi kontra jika teknologi bayi tabung ini dilakukan pada wanita lanjut usia yang telah menopause. Hal ini karena secara alami, wanita menopause tidak memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan lagi.

Untuk itu, para ahli dalam penelitiannya harus mempertimbangkan aspek etika, moral dan agama. Apabila tidak maka akan menimbulkan hal yang kontroversial, padahal penemuan di bidang teknologi reproduksi dapat dikembangkan secara luas untuk kesejahteraan manusia.

Dampak positif dari bayi tabung

- Bioteknologi memberikan dampak positif dalam bidang kesehatan, misalnya dengan dikembangkannya teknik bayi tabung yang dapat membantu pasangan suami-istri untuk mendapatkan keturunan serta pemanfaatan  bakteri dalam rekayasa genetika sehingga dihasilkan insulin buatan.

Dampak negatif dari bayi tabung

- Dampak negatif penerapan bioteknologi terdapat pada berbagai aspek kehidupan seperti etika dan moral, lingkungan hidup, sosial dan ekonomi serta kesehatan. Seperti menyisipkan gen makhluk hidup ke dalam makhluk hidup lainnya (transplantasi gen) dianggap sebagai pelanggaran terhadap hukum alam dan sulit untuk diterima masyarakat.

Pada bayi tabung terdapat kadar yang berbeda. Bagi wanita muda berumur dua puluh tahun (20 tahun) yang dilahirkan dengan proses bayi tabung, kadar darah embrionya adalah 76,0%. Ini merupakan nilai yang lemah karena saat proses pembuahan, ia berada di luar rahim selama satu jam atau kurang.

Padahal telah diketahui bahwa darah embrio bagi orang-orang dewasa tidak memiliki fungsi apa-apa. Ditambah lagi, pencernaan yang terjadi di luar rahim menyebabkan peningkatan kadar darah embrio tersebut menyebabkan peningkatan kadar darah embrio tersebut dalam tubuh manusia.

Dalam arti lain, pencemaran itu memberikan dampak pada seluruh embrio dan menimbulkan perubahan penampilannya. Di sisi lain, teknologi bayi tabung memiliki potensi bertentangan dengan norma agama/masyarakat jika dibuat dengan cara massal dan tidak diketahui dengan pasti siapa pemiliki sel-sel kelamin yang digunakan. Dengan demikian, akan sulit diketahui siapa orang tua bayi yang akan terbentuk dan embrio dari hasil persatuan sel telur dengan sel spermatozoa orang tertentu yang ditanamkan di dalam rahim ibu pengganti, memiliki dampak serius dari segi agama dan etika.

Hubungan antara ibu dan janin yang dikandungnya yang terjalin secara alami selama proses kehamilan akan menjadi masalah di kemudian hari. Sebuah Lembaga Roslin di Inggris adalah lembaga pertama yang sukses mengkloning domba pada tahun 1996 yang bernama Dolly. Tetapi lembaga ini keberatan terhadap sukses kloning manusia, yang dianggap bahwa tindakan tersebut tidak terpuji dan merupakan pengkhianatan yang hanya akan menciptakan kehancuran.

Markas besar UNESCO meminta agar negara-negara di dunia melarang kloning manusia. Percobaan kloning manusia tidak hanya mengandung risiko pengetahun, tetapi juga melanggar etika dan melanggar harga diri manusia.

Posted in Bayi Tabung | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Bayi Tabung

Bila saluran telur seorang wanita sedemikian rusaknya sehingaa tidak mungkin lagi diatasi dengan pembedahan atau yang tubuhnya rusak atau tertutup, masih ada harapan melalui teknik pembuahan dalam tabung atau IVF (in-vitro-fertilization) atau yang lebih dikenal dengan teknik bayi tabung.

Pada dasarnya program bayi tabung adalah pelaksanaan proses pembuahan yang seharusnya terjadi do dalam saluran telur, tetapi karena satu dan lain hal, proses tersebut tidak dapat terjadi secara alamiah, maka proses tersebut dilakukan secara in vitro (di dalam laboratorium).

Yang diperlukan adalah wanita yang bersangkutan memiliki indung telur (ovarium) yang sehat dan dpat befungsi serta rahim yang sehat pula. Teknik ini pertama kali dilakukan pada tahun 1978 di Inggris, dan setahun kemudian banyak negara lain yang ikut berhasil melakukannya. Tetapi harus diingat, IVF yang dilakukan hanya satu kali, tingkat keberhasilannya hanya sekitar 15%. Jiak diulangi dua atau tiga kali pada wanita yang sama, maka tingkat keberhasilannya meningkat menjadi sekitar 20%.

Prosedur bayi tabung dimulai dengan perangsangan indung telur dengan hormon. Ini untuk memacu perkembangan sejumlah foliekl agar menghasilkan sel telur. Perkembangan pematangan sel telur tersebut dipantau secaa teratur dengan alat USG dan dilakukan juga pengukuran kadar hormon ekstradional dalam darah.

Perkembangan yang terakhir pengambilan sel telur matang dari permukaan indung telur tidak perlu lagi melalui operasi kecil, tetapi cuku lewat pengisapan cairan folikel dengan tuntunan alat USG transvaginal. cairan folikel tersebut kemudian dibawa ke laboratorium dan seluruh sel telur yang diperoleh kemudian dieramkan dalam inkubator.

Posted in Bayi Tabung | Tagged , , , , , , , | Leave a comment